BerandaDaerahKebakaran Pabrik PT YWI Lamongan (KM-16), Tujuh Bangunan Rusak 

Kebakaran Pabrik PT YWI Lamongan (KM-16), Tujuh Bangunan Rusak 

LAMONGAN, BrataNews.com — Kebakaran melanda kawasan pabrik PT YWI di Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Insiden tersebut berdampak pada sedikitnya tujuh bangunan pabrik. Sejumlah kendaraan dan alat berat yang berada di kawasan tersebut juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, laporan kebakaran diterima Polsek Kembangbahu sekitar pukul 11.30 WIB.

“Benar, pada hari Jumat, 25 September 2026, sekira pukul 11.30 WIB telah terjadi kebakaran di Pabrik PT YWI yang berada di Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan,” kata Hamzaid, Jumat.

Setelah menerima laporan, polisi mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Penanganan melibatkan armada dan personel dari sejumlah wilayah.

Petugas pemadam kebakaran dari Lamongan mendapat dukungan dari Mojokerto, Jombang, Bojonegoro serta unsur Yon TP. Tim gabungan dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus mencegah kebakaran meluas.

Setelah dilakukan pemadaman, api berhasil dikendalikan. Namun, petugas masih melakukan pembasahan dan penyisiran di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara atau sumber api yang kembali memicu kebakaran.

“Saat ini api berhasil dipadamkan dan tim gabungan masih melakukan pembasahan di lokasi kejadian,” ujar Hamzaid.

Berdasarkan pendataan awal kepolisian, sedikitnya tujuh bangunan pabrik terdampak kebakaran.

Selain bangunan, satu unit dozer dan satu unit mobil dump truck juga dilaporkan mengalami kerusakan. Polisi memperkirakan kerugian materiil sementara mencapai sekitar Rp10 miliar.

“Akibat kebakaran, tujuh bangunan pabrik, satu unit dozer dan satu unit mobil dump truck terdampak. Tafsiran kerugian kurang lebih Rp10 miliar,” kata Hamzaid.

Nilai kerugian tersebut masih berupa taksiran sementara dan dapat berubah setelah proses pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga Jumat, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengumpulkan informasi di lokasi kejadian.

Polisi juga masih melakukan pengamanan di sekitar area pabrik selama proses pembasahan dan penyelidikan berlangsung.

Dalam laporan awal kepolisian, belum terdapat informasi mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran tersebut. Kondisi tersebut masih berdasarkan pendataan awal dan dapat diperbarui apabila ditemukan informasi baru.

Hamzaid menegaskan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

“Penyebab kejadian masih dilakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian,” pungkasnya. (Red).

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments