LAMONGAN, BrataNews.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lamongan mulai memperkuat konsolidasi internal menuju Pemilu 2029. Salah satunya melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) ke-X Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang digelar di Hall Rafa Cafe, Jalan Raya Babat–Jombang, Kecamatan Kedungpring, Selasa (22/9/2026).
Musancab tersebut mempertemukan jajaran pengurus dan kader dari empat Pimpinan Anak Cabang (PAC), yakni Kedungpring, Babat, Sugio, dan Pucuk. Struktur ranting dari masing-masing kecamatan juga turut dilibatkan.
Sekitar 200 peserta menghadiri agenda yang menjadi bagian dari konsolidasi organisasi tersebut.
Ketua DPC PPP Kabupaten Lamongan, Aminullah Romadon, mengatakan Musancab tidak hanya berkaitan dengan penataan kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat paling bawah.
Menurut dia, soliditas PAC dan ranting diperlukan agar koordinasi organisasi berjalan lebih efektif dalam menghadapi agenda politik mendatang.
“Musancab ini kita selenggarakan untuk penguatan struktur dari tingkat bawah. Kita ingin seluruh struktur semakin solid dan siap menghadapi Pemilu 2029,” kata Aminullah.
Konsolidasi tersebut juga menjadi bagian dari persiapan PPP Lamongan menghadapi Pemilu 2029. Aminullah menyebut partainya telah menetapkan target perolehan minimal satu kursi legislatif pada setiap daerah pemilihan di Kabupaten Lamongan.
“Target minimal kita jelas, satu dapil satu kursi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut merupakan target internal partai dan bukan hasil pemilu yang telah ditetapkan. Perolehan kursi pada Pemilu 2029 nantinya tetap ditentukan oleh hasil pemungutan dan penghitungan suara serta proses penetapan oleh penyelenggara pemilu.
Perwakilan DPW PPP Jawa Timur, Ali Yusuf, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.
Ia menyampaikan bahwa konsolidasi di tingkat daerah menjadi bagian dari upaya PPP membangun kembali kekuatan organisasi dan keterwakilan politik.
“Pemilu 2029, PPP back to Senayan,” kata Ali Yusuf.
Musancab Dapil 3 menjadi salah satu forum yang digunakan PPP Lamongan untuk mempertemukan jajaran pengurus PAC dan ranting sekaligus menyamakan arah konsolidasi organisasi.
Dengan mencakup empat kecamatan, forum tersebut diharapkan memperkuat koordinasi internal, pendataan serta pembinaan kader, dan kesiapan struktur partai menghadapi tahapan politik berikutnya.
Secara nasional, Pemilu 2029 juga akan memiliki konfigurasi penyelenggaraan yang berbeda. Mahkamah Konstitusi melalui Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024 memutuskan pemilu nasional dan pemilu daerah diselenggarakan secara terpisah mulai 2029. KPU menjelaskan bahwa pemilu nasional mencakup pemilihan Presiden/Wakil Presiden serta anggota DPR dan DPD, sedangkan pemilu daerah mencakup DPRD dan kepala daerah.
Dalam konteks tersebut, konsolidasi organisasi menjadi salah satu agenda yang mulai dilakukan partai politik jauh sebelum memasuki tahapan pemilu. KPU juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan pemilu melalui sejumlah siklus, mulai dari perencanaan, pemutakhiran data pemilih, pendaftaran dan verifikasi peserta, hingga pemungutan serta penghitungan suara.
Bagi PPP Lamongan, Musancab Dapil 3 menjadi bagian dari proses tersebut, dengan fokus pada penguatan struktur organisasi dari PAC hingga ranting serta penyiapan kader menghadapi kontestasi politik 2029. (Red).



